Skip to main content

Makna tersembunyi dari lagu Lir Ilir Sunan Kalijaga

Sahabat yang mulia, apa kabar hari ini? Semoga masih dalam lindungan Ilahi. Amin.
Hati manusia memiliki tempat di mana amalan baik dan buruk akan tercermin dari hati tersebut. Seseorang yang memiliki hati yang bersih ia akan tercermin dalam tingkah lakunya sehari-hari, begitu pula sebaliknya.
Kadang kita memiliki noda kesalahan baik yang disengaja atau pun tidak, namun kita ingin kembali ke jalan yang diridhai oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Pedoman untuk kembali ini bisa bermacam-macam, ada seseorang yang terinspirasi dengan ceramah agama, baca kitab agama, majalah dan buku, namun terkadang dengan mendengarkan lagu pun bisa membuat hati seseorang luluh dan tersadar dari kesalahannya.
Berikut tembang atau lagu Lir Ilir yang sangat populer bisa menjadi inspirasi, dilangsir dari laman www.belajarjishuken.blogspot.com Kamis, 07/06/2018 Falsafah lagu Lir Ilir sebagai berikut:
BAIT PERTAMA
Lir-ilir, lir-ilir
tandure wus sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Bangunlah, sadarlah anak muda masa muda manfaatkan semaksimal mungkin untuk mempelajari ilmu agama dan pengalaman hidup seluas-luasnya.
Jika kau telah sadar maka kerja kerasmu akan membuahkan hasil yang gemilang dan ketika engkau telah mengamalkan ajaran agama maka dirimu akan menjadi sukses di masa depan.
BAIT KEDUA
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Pada bait ini falsafah yang ada adalah himbauan kepada tokoh masyarakat hendaklah mereka mampu mengamalkan ilmunya dan mengajak orang lain untuk mengamalkan simbol lima, dalam agama Islam adalah rukun islam yang lima, adapun dalam kenegaraan adalah Pancasila seperti yang kita tahu memiliki lima dasar negara. Dengan mengamalkan dasar-dasar prinsip kehidupan ini bertujuan untuk membentuk pribadi yang tangguh menghadapi kehidupan.
BAIT KETIGA
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Pada bait ini kita sebagai orang yang memiliki kesalahan hendaklah berintropeksi diri, berbenah sebagaimana kain yang sobek kita jahit kembali, begitu pula hati. Karena dengan hati kita mampu menjangkau Sang Pencipta.
BAIT KEEMPAT
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…
Selagi nyawa masih di kandung badan, selagi nafas masih bisa menghirup oksigen dan kesejukan pagi, mari kita manfaatkan umur yang singkat ini untuk belajar dan mengamalkan agama, demi kejayaan bangsa dan negara.
Itulah falsafah tembang Lil Ilir.
Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

4 kunci kenyamanan rumah

Rumah  adalah tempat tinggal setiap makhluk hidup di bumi ini. Dengan  rumah  kita akan terlindungi dari segala macam bahaya, seperti hujan, badai, angin malam, terik matahari. Namun bagaimana supaya  rumah  kita menjadi tempat yang indah, bersih, rapi dan nyaman untuk dihuni. Berikut ada tiga cara menurut KH. Abdullah Gymnastiar untuk mencapai kenyamanan dalam  rumah : 1. Kotor maka bersihkan Ketika kita melihat ada sesuatu yang kotor di  rumah  kita sendiri, maka harus secepatnya untuk dibersihkan. Dengan begitu  rumah  kita akan tetap bersih. 2. Berantakan maka rapikan Hal yang kedua adalah apabila kita mendapati  rumah  kita berantakan maka segera kita rapikan, bener gak sobat UCers? 3. Basah maka keringkan Jika ada bagian  rumah  kita yang tergenang air, misalnya air hujan atau tumpahan kopi, teh dan minuman lain, lekas tanggap kita keringkan. 4. Miring maka luruskan Hal yang terakhir...

3 Kunci Kesuksesan yang jarang diketahui orang

Setiap orang pasti menginginkan kesuksesan dalam hidupnya, hal ini wajar karena setiap orang memiliki tanggungjawab yang sama dalam mengemban amanat kehidupan ini. Memakmurkan bumi adalah amanat dari Tuhan YME kepada manusia, oleh karena itu kesuksesan hidup merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan. Untuk menggapai kesuksesan berikut ini saya punya trik jitu yang saya langsir dari laman media www. isidunia.blogspot.com Sabtu, 23/06/18 setidaknya ada tiga kunci kesuksesan, yaitu: 1. Dekat Dengan Tuhan Referensi pihak ketiga Kita sering menyaksikan bahwa orang yang sangat rajin beribadah, banyak di antara mereka yang kehidupannya sukses, ini karena mereka menjaga aturan Tuhan, sehingga kehidupan mereka juga dijamin oleh Tuhan. 2. Mencintai Keluarga Referensi pihak ketiga Kunci sukses kedua adalah mencintai keluarga kita. Di dalam keluarga terdapat ayah, ibu, adik dan kakak kita, serta para sanak-saudara kita baik yang dekat maupun yang jauh. Untuk menggapai k...